<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532</id><updated>2012-02-10T14:16:30.839-08:00</updated><category term='Lain-lain'/><category term='Penelitian Kuantitatif'/><category term='Judul Skripsi'/><category term='Ujian Skripsi'/><category term='Format Sistematika'/><category term='Validitas'/><category term='Skripsi'/><category term='Tips Skripsi'/><category term='Data Analisis'/><title type='text'>Tentang Penelitian</title><subtitle type='html'>Info Mengenai Penelitian</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-7781439288453368268</id><published>2009-05-23T07:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T07:10:44.606-07:00</updated><title type='text'>EVALUASI SKRIPSI</title><content type='html'>Berikut adalah template kriteria yang dapat anda gunakan untuk mengevaluasi hasil dari skripsi anda sendiri. Evaluasi skripsi dapat anda lakukan setiap saat selama pengembangan skripi dan menjadi guiding measurements untuk menentukan apakah anda sudah di arah yang benar dalam proses pembuatan skripsi anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI HATI: Kriteria penilaian yang ada di halaman ini tidak-lah standar dan belum tentu merupakan kriteria yang akan dipergunakan oleh penguji skripsi anda, karena secara umu proses penilaian skripsi selalu cenderung subjective. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemahaman Masalah &amp; Inovasi Solusi &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seberapa anda dapat menyatakan (dalam tulisan buku skripsi dan presentasi) bahwa anda telah memahami sepenuhnya problem domain yang anda hadapi. &lt;br /&gt;Seberapa kreatif konsep yang anda kembangkan dalam menjawab masalah tersebut? Apakah masalah dapat diselesaikan dengan cara yang inovatif dan tepat guna? &lt;br /&gt;Seberapa menarik produk sistem solusi yang dihasilkan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pemanfaatan Teknologi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi yang dimanfaatkan apakah telah sesuai?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Implementasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How elegant is the solution and architecture? Full credit will not be awarded here if key functionality comes from outside sources. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Presentasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ability of the group to present a well crafted demonstration and talk about their ideas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-7781439288453368268?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/7781439288453368268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=7781439288453368268' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/7781439288453368268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/7781439288453368268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/evaluasi-skripsi.html' title='EVALUASI SKRIPSI'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-8535511640751613045</id><published>2009-05-20T07:58:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T07:07:49.800-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Data Analisis'/><title type='text'>Analisa Data Menggunakan SPSS</title><content type='html'>SPSS adalah suatu software yang berfungsi untuk menganalisis data, melakukan perhitungan statistik baik parametrik maupun non parametrik (Ghozali, 2001:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan saya tidak menggunakan SPSS untuk menganalisa data karena saya mengambil validitas isi yang tidak memakai analisa ststistik, tapi hanya memakai analisa rasio. Jadi, tuisan ini diperuntukkan bagi anda yang mengambil validitas selain validitas isi untuk menganalisa data atau menguji validitas dan reliabilitas data anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini akan dijelaskan secara rinci mengenai tahapan-tahapan perhitungan yang digunakan (Ghozali, 2001:15-20; Sugiarto, 2006:325-328). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Input data&lt;br /&gt;Input data dilakukan dengan cara mengcopy data-data yang telah dikumpulkan dari file Ms. Excell ke kolom yang telah tersedia pada jendela SPSS Data dan memberikan nama pada masing-masing kolom ”variabel” sesuai dengan pengujian yang akan dilakukan. Misalnya, untuk menguji validitas dan reliabilitas memberikan nama Q1 untuk pernyataan nomor 1, Q2 untuk penyataan nomor 2, ”kesejahteraan” untuk total skor baku, dan seterusnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Perhitungan Uji validitas instrumen&lt;br /&gt;Setelah tahap input data selanjutnya adalah uji validitas. Uji validitas dilakukan terhadap seluruh pernyataan yang ada dalam setiap variabel, yaitu untuk mengetahui tingkat kevalidan (kesahan) setiap pernyataan terhadap variabel penelitian. Pada SPSS, untuk menguji validitas dilakukan langkah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Klik menu Analyze&lt;br /&gt;b. Pilih menu Correlate, bivariate&lt;br /&gt;c. Lalu akan muncul dialog box.&lt;br /&gt;d. Untuk menguji validitas variabel kesejahteraan (X1) dimana terdapat 6 pernyataan pada variabel tersebut. Memasukkan data seluruh jawaban pernyataan (Q1, Q2....Q6) dan total skor/data baku variabel kesejahteraan ke dalam kolom ”variables”, dan pilihan pada kolom ”Correlation Coeffecient” menggunakan perhitungan model ”Pearson”. Model Pearson adalah perhitungan validitas dengan metode korelasi untuk mengetahui tingkat hubungan antara setiap pernyataan dengan total skor yang diperoleh (Ghozali, 2001:132).&lt;br /&gt;e. Lalu klik OK.&lt;br /&gt;f. Akan muncul output SPSS yang akan dijadikan bahan analisis yang dapat diinterpretasikan hasilnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Perhitungan Uji reliabilitas&lt;br /&gt;a. Klik menu Analyze&lt;br /&gt;b. Pilih menu Correlate, scale lalu pilih ”reliability analysis”.&lt;br /&gt;c. Lalu akan muncul dialog box.&lt;br /&gt;d. Untuk menguji reliabilitas variabel kesejahteraan (X1) dimana terdapat 6 pernyataan pada variabel tersebut, adalah dengan memasukkan data seluruh jawaban pernyataan (Q1, Q2....Q6) tanpa memasukkan total skor/data baku variabel kesejahteraan seperti pada langkah uji validitas, ke dalam kolom ”items”, dan pilihan pada kolom ”Model” menggunakan perhitungan model ”Alpha”. Model Alpha adalah perhitungan reliabilitas yang sering digunakan sebagai metode untuk menguji keandalan dari kuesioner (Ghozali, 2001:130).&lt;br /&gt;e. Lalu klik OK.&lt;br /&gt;f. Akan muncul output SPSS yang akan dijadikan bahan analisis yang dapat diinterpretasikan hasilnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Perhitungan uji korelasi&lt;br /&gt;Setelah tahap input data selanjutnya adalah uji korelasi. Uji korelasi pertama adalah uji korelasi parsial, yaitu untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel X dan Y. Pada SPSS, untuk menguji korelasi dilakukan langkah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Klik menu Analyze&lt;br /&gt;b. Pilih menu Correlate, bivariate&lt;br /&gt;c. Lalu akan muncul dialog box.&lt;br /&gt;d. Memasukkan data variabel X dan Y ke dalam kolom ”variables”, dan pilihan pada kolom ”Correlation Coeffecient” menggunakan perhitungan model ”Spearman”. Model Spearman adalah perhitungan korelasi untuk statistik non parametrik dan untuk data yang bersifat ordinal.&lt;br /&gt;e. Lalu klik OK.&lt;br /&gt;f. Akan muncul output SPSS yang akan dijadikan bahan analisis yang dapat diinterpretasikan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Untuk anda yang belum paham computer, anda bisa memanfaatkan jasa olah data di rental-rental computer disekitar kampus anda. Tapi tentu saja ada kompensasi untuk hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-8535511640751613045?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/8535511640751613045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=8535511640751613045' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/8535511640751613045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/8535511640751613045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/analisa-data-menggunakan-spss.html' title='Analisa Data Menggunakan SPSS'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-4235755315912079737</id><published>2009-05-19T08:18:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T07:07:58.562-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Skripsi'/><title type='text'>Menghadapi Ujian Skripsi</title><content type='html'>Banyak mahasiswa yang benar-benar takut menghadapi ujian skripsi (oral examination). Terlebih lagi, banyak mahasiswa terpilih yang jenius tetapi ternyata gagal dalam menghadapi ujian pendadaran. Di dalam ruang ujian sendiri tidak jarang mahasiswa mengalami ketakutan, grogi, gemetar, berkeringat, yang pada akhirnya menggagalkan ujian yang harus dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menulis skripsi, Anda memang harus mempertahankannya di hadapan dewan penguji. Biasanya dewan penguji terdiri dari satu ketua penguji dan beberapa anggota penguji. Lulus tidaknya Anda dan berapa nilai yang akan Anda peroleh adalah akumulasi dari skor yang diberikan oleh masing-masing penguji. Tiap penguji secara bergantian (terkadang juga keroyokan) akan menanyai Anda tentang skripsi yang sudah Anda buat. Waktu yang diberikan biasanya berkisar antara 30 menit hingga 1 jam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ujian skripsi kadang diikuti juga dengan ujian komprehensif yang akan menguji sejauh mana pemahaman Anda akan bidang yang selama ini Anda pelajari. Tentu saja tidak semua mata kuliah diujikan, melainkan hanya mata kuliah inti (core courses) saja dengan beberapa pertanyaan yang spesifik, baik konseptual maupun teknis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grogi, cemas, kuatir itu wajar dan manusiawi. Akan tetapi, ujian skripsi sebaiknya tidak perlu disikapi sebagai sesuatu yang terlalu menakutkan. Ujian skripsi adalah “konfirmasi” atas apa yang sudah Anda lakukan. Kalau Anda melakukan sendiri penelitian Anda, tahu betul apa yang Anda lakukan, dan tidak grogi di ruang ujian, bisa dipastikan Anda akan perform well.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk menghadapi ujian skripsi adalah Anda harus tahu betul apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda teliti. Siapkan untuk melakukan presentasi. Akan tetapi, tidak perlu Anda paparkan semuanya secara lengkap. Buatlah “lubang jebakan” agar penguji nantinya akan menanyakan pada titik tersebut. Tentu saja, Anda harus siapkan jawabannya dengan baik. Dengan begitu Anda akan tampak outstanding di hadapan dewan penguji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, ada baiknya beberapa malam sebelum ujian, digiatkan untuk berdoa atau menjalankan sholat tahajud di malam hari. Klise memang. Tapi benar-benar sangat membantu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur saja, saya (dulu) menyelesaikan skripsi dalam tempo 4 minggu tanpa ada kendala dan kesulitan yang berarti. Dosen pembimbing saya adalah seorang professor dengan jam terbang sangat tinggi. Selama berada dalam ruang ujian, kami lebih banyak berbicara santai sembari sesekali tertawa. Dan Alhamdulillah saya mendapat nilai A.&lt;br /&gt;Bukan. Bukan saya bermaksud sombong, tetapi hanya untuk memotivasi Anda. Kalau saya bisa, seharusnya Anda sekalian pun bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca Ujian Skripsi&lt;br /&gt;Banyak yang mengira, setelah ujian skripsi segalanya selesai. Tinggal revisi, bawa ke tukang jilid/fotokopi, urus administrasi, daftar wisuda, lalu traktir makan teman-teman. Memang benar. Setelah Anda dinyatakan lulus ujian skripsi, Anda sudah berhak menyandang gelar sarjana yang selama ini Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktanya, lulus ujian skripsi saja sebenarnya belum terlalu cukup. Sebenarnya Anda bisa melakukan lebih jauh lagi dengan skripsi Anda. Caranya?&lt;br /&gt;Cara paling gampang adalah memodifikasi dan memperbaiki skripsi Anda untuk kemudian dikirimkan pada media/jurnal publikasi. Cara lain, kalau Anda memang ingin serius terjun di dunia ilmiah, lanjutkan dan kembangkan saja penelitian/skripsi Anda untuk jenjang S2 atau S3. Dengan demikian, kelak akan semakin banyak penelitian dan publikasi yang mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan apa-apa, saya cuma ingin agar bangsa ini bisa lebih cerdas dan arif dalam menciptakan serta mengelola pengetahuan. Sekarang mungkin kita memang tertinggal dari bangsa lain. Akan tetapi, dengan melakukan penelitian, membuat publikasi, dan seterusnya, bangsa ini bisa cepat bangkit mengejar ketertinggalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, menyusun skripsi itu sebenarnya mudah untuk dilakukan. Tapi dalam kenyaatannya, saya sendiri pun menghabiskan banyak sekali waktu untuk menyelesaikannya. Karena situasi dan kondisi tertentu yang mengesampingkan skripsi untuk melakukan hal yang lebih menarik lainnya (cari penghasilan tambahan). Walaupun sebenarnya yang terpenting itu adalah menyelesaikan skripsi dulu baru kemudian menjadi seseorang yang workaholic pun tidak jadi masalah karena tugas akhir telah terselesaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap semangat dan pantang menyerah ya ………..!  Bravo !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-4235755315912079737?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/4235755315912079737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=4235755315912079737' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/4235755315912079737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/4235755315912079737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/menghadapi-ujian-skripsi.html' title='Menghadapi Ujian Skripsi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-3083845513466446587</id><published>2009-05-19T08:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T07:08:06.036-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Skripsi'/><title type='text'>Optimalisasi Prosedur Pembuatan Skripsi</title><content type='html'>Cara mengoptimalkan prosedur pembuatan skripsi adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab 1. Pendahuluan &lt;br /&gt;Jika proposal anda telah dibuat dengan menyeluruh, maka bagian Bab 1 dapat dikatan sudah selesai. Yang perlu diperhatikan adalah, anda perlu memperlakukan Bab 1 anda selayaknya sebuah "Kontrak" yang mengikat anda untuk menyelesaikan apa yang anda janjikan dalam 6 bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan anda pada saat membaca bab 1 anda, memahami betul apa yang anda akan buat, dan test dengan memberikan bab 1 anda kepada orang lain dan lihat apakah mereka paham apa yang anda akan buat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan 2 kata-kata ini pada saat anda menyusun bab 1/proposal dari skripsi anda, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;MENARIK dan REALISTIK. Ukur kemampuan anda dengan benar dan ukur masalah yang anda hadapi dengan benar, agar periode pembuatan skripsi yang merupakan matakuliah yang paling penting dan paling berguna selama sekian tahun anda kuliah, dapat benar-benar memberikan pengalaman yang maksimal pada anda dan menantang diri anda, serta dapat selesai tepat waktu.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab 3. Analisa System &lt;br /&gt;Berisi analisa dari sistem berjalan, dan requirement dari sistem yang akan dibangun. &lt;br /&gt;Isi dari bab 3 sangat bergantung pada jenis dan topik skripsi anda. &lt;br /&gt;Apabila skripsi anda berupa Observasi, maka bagian ini merupakan "Rancangan Quesitonaire &amp; Rencana Sampling". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab 4. Perancangan Sistem &lt;br /&gt;Berisi perancangan dari sistem yang anda usulkan, dan (jika perlu dan mungkin) evaluasi dari hasil implementasinya. &lt;br /&gt;Isi dari bab 4 sangat bergantung pada jenis dan topik skripsi anda. &lt;br /&gt;Apabila skripsi anda berupa Observasi, maka bagian ini merupakan "Hasil Analisa &amp; Pembahasan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Varian dari bab 3 dan 4 yaitu dengan merubah bab 3 menjadi "Analisa dan Perancangan" yang merupakan gabungan dari bab 3 dan 4 dan kemudian melangkah lebih jauh dengan menambahkan bagian "Implementasi dan Evaluasi" sebagai bab 4. Jika anda tidak merasa pasti dan jka skripsi anda tidak memerlukan tahap evaluasi, tidak disarankan untuk mengambil varian ini karena cenderung memakan waktu lebih lama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab 2. Landasan Teori &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab 2 tidak akan pernah selesai sebelum bab 4 anda selesai ditutup, karena semua teknik analisa ataupun perancangan yang anda gunakan perlu dilandasi pada bab 2. Karenanya jangan pernah berhenti mengumpulkan kutipan dari berbagai sumber untuk senantiasa melengkapi bab 2 anda. 80% dari bab 2 merupakan kutipan, baik kutipan langsung ataupun tidak langsung (untuk cara melakukan kutipan ikuti link berikut). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan sumber kutipan anda, surat kabar/sumber-sumber populer lainnya dan website yang tidak terjamin kredibilitas akademis nya tidak dapat dijadikan sumber kutipan, walau diperbolehkan untuk menjadi sumber pendukung yang tidak didaftarkan di daftar pustaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda membaca/mengutip/melanjukan penelitian dari skripsi/thesis/hasil karya ilmiah orang lain, maka anda wajib mencantumkan skripsi/thesis/hasil karya ilmiah tersebut di daftar pustaka anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan satu kata ini pada saat anda membuat bab 2 skripsi anda, yaitu KOKOH. Bab 2 skripsi anda harus kokoh, solid dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia adalah salah satu sandaran batu anda pada saat sidang nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab 5. Kesimpulan &amp; Saran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan bahwa semua kesimpulan anda adalah kesimpulan yang spesifik, adalah tidak bermutu untuk menyimpulkan sesuatu yang general seperti "... lebih baik", anda perlu menjelaskan kenapa anda simpulkan lebih baik, jika ada hasil evaluasi maka tampilkan dalam bentuk summary atau sebutkan dalam hal apa lebih baiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan juga harus bersifat tertutup dan langsung atas ruang lingkup skripsi anda, anda tidak bisa menyimpulkan hal yang ada di luar ruang lingkup anda, jika diperlukan, maka anda harus meluaskan ruang lingkup anda. Serta tidak bisa anda menyimpulkan hal yang bukan merupakan dampak langsung dari rancagnan anda, jika perlu, maka perlu dijelaskan bagaimana rentetan pengaruhnya sehingga anda menyimpulkan demikian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan satu istilah ini pada saat anda membuat bab 5 bagian kesimpulan, yaitu NO LOOSE ENDS. Pastikan tidak ada Ruang Lingkup yang anda langgar, tidak ada Tujuan yang tidak tercapai, dan tidak ada Manfaat yang tidak terbuktikan. Jika ada, maka anda harus mempersiapkan penjelasan mengapa hal itu terjadi, atau jika tidak jauh perbedaannya maka anda perlu melakukan revisi atas bab 1 anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat membuat bagian Saran, maka kata kunciny adalah SINCERE, bagian ini adalah menjadi salah satu penilaian tentang visi anda terhadap yang anda buat. Bagian saran yang asal bunyi menunjukkan and tidak serius melaksanakan dan tidak serus terhadap idea dari skripsi anda sendiri sehingga anda tidak dapat menyarankan perkembangan selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap ini tujuan anda adalah ingin mendapatkan masalah utama yang cukup solid yang selanjutnya akan menjadi inti dari seluruh skripsi anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah dapat diambil dari studi kasus, idea pengembangan atau dari observasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi 1. Studi Kasus Adalah bila anda mencari orgnisasi atau perusahaan yang anda dijadikan "focus pencarian masalah". Cari hubungan dengan lebih dari satu perusahaan dan secepatnya lakukan pengamatan lapangan / interview. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena belum tentu setiap perusahaan yang anda pelajari akan cocok dengan topik yang menjadi minat anda, dan perusahaan yang memiliki masalah yang cocok dengan minat anda belum tentu bersedia membukakan pintu bagi anda. Hubunan relasi dengan salah  &lt;br /&gt;satu "orang dalam" dari perusahaan menjadi asset anda dalam mencari hubungan dengan perusahaan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-3083845513466446587?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/3083845513466446587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=3083845513466446587' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/3083845513466446587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/3083845513466446587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/optimalisasi-prosedur-pembuatan-skripsi.html' title='Optimalisasi Prosedur Pembuatan Skripsi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-853158974405564068</id><published>2009-05-10T06:40:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T07:07:58.562-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Skripsi'/><title type='text'>Kiat Menghadapi Ujian Skripsi</title><content type='html'>Seperti melingkarnya roda mobil, cepat namun pasti saat ujian pendadaran akan berlangsung. Setelah mahasiswa mengumpulkan tugas akhir/skripsi mereka, kini giliran perlu disiapkan fisik, mental, dan materi untuk menghadapi ujian pendadaran. &lt;br /&gt;Mana yang lebih penting , materi yang disiapkan dengan bagus atau presentasi yang menarik dan meyakinkan meskipun tulisan/skripsi biasa-biasa saja ??? Jawabnya adalah keduanya sama pentingnya, baik materi dan cara presentasi harus dipersiapkan dengan cermat. Oleh karena itu mahasiswa perlu : &lt;br /&gt;- Memahami isi tugas akhir/skripsi sampai detil agar dapat membuat paparan presentasi dengan baik. &lt;br /&gt;-   Persiapan fisik dan mental mahasiswa dalam menghadapi ujian pendadaran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.  Bahan Presentasi. &lt;br /&gt; - Biasanya presentasi ujian pendadaran dilakukan selama 10 – 15 menit. Slide yang dipersiapkan sebanyak 5 bagian, meliputi judul dan penulis/peneliti (1), latar belakang, lingkup, tujuan, dan metodologi (2), Istilah, definisi, konsep penunjang analisis (3), diagram analisis (3), perancangan/konsep baru (4), dan simpulan serta saran (5). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; - Gunakan program presentasi yang baik (power point) &lt;br /&gt; - Tampilan materi sederhana tetapi informatif dan menarik. &lt;br /&gt; - Persiapkan back-up files, jangan sampai kehilangan teks presentasi ataupun skripsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Persiapan Fisik Mahasiswa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Jaga badan agar tetap sehat dan jangan sampai sakit ketika ujian pendadaran : makan, istirahat, bekerja, dan berolah raga yang seimbang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; -Kendalikan rasa takut karena kekhawatiran tidak mampu melakukan presentasi dengan baik, materi tidak menarik, atau dosen penguji yang mungkin “killer”. Rasa takut ini normal karena kita belum terbiasa presentasi, dan juga perlu karena akan memotivasi kita agar berhati-hati dan mau mempersiapkan materi dengan baik, tidak over confidence. &lt;br /&gt; -.Berlatihlah seefektif mungkin: lafal, kejelasan ucapan, diksi,gaya non verbal : eye contact, body language, penampilan fisik dll. di depan cermin. Suara lebih baik direkam agar bisa didengarkan kembali dan dievaluasi kejelasan pengucapan dan waktunya, terlebih ketika akan presentasi dalam bahasa non-Indonesia. Usahakan presentasi di depan sekelompok teman dan saling memberikan masukan yang positif. Boleh berlatih diskusi sampai berdebat sekalipun. &lt;br /&gt; -.Berlatihlah untuk menghilangkan nervous, misalnya dengan menarik nafas panjang, minum air putih, dan berusaha rileks. &lt;br /&gt; -Pada waktu presentasi pakailah baju yang sopan dan nyaman. Riasan mahasiswi sebaiknya sederhana tetapi menarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Audience &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting, Anda harus mampu berempati, yaitu bersedia menempatkan posisi sebagai pendengar ( dewan penguji, teman mahasiswa). Hal ini berarti Anda harus mampu menerangkan dengan jelas, bersedia menerima kritikan dan masukan, serta menghormati pendengar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Intelektual &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memahami isi skripsi, Anda sebaiknya juga membaca, melihat program tivi, dan informasi lain berkaitan dengan topik yang dipresentasikan, baik itu paparan ilmiah ataupun populer. Semakin banyak informasi yang diperoleh akan membuat Anda semakin percaya diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. Emosional &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pengendalian emosi sangat diperlukan selama presentasi, terutama dalam melakukan diskusi dengan dosen penguji. Rasa percaya diri yang tinggi dapat diperoleh dengan penguasaan materi dan pengalaman selama penelitian. Dengan demikian, semua pertanyaan dosen penguji pasti terjawab. Pertanyaan dosen yang “aneh/ menyimpang” bisa ditangkis dengan cara diplomatis, misalnya menyebutkan ruang lingkup, literatur yang dibaca, atau pengalaman selama meneliti. Yang penting adalah jangan keras kepala dan lepas emosi, serta jangan malu untuk mengakui jika tidak bisa menjawab pertanyaan dosen penguji. Sebelum menjawab, ucapkan terima kasih begitu pula apabila diberi masukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. Spritual &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan spisitual dilakukan dengan berdoa secara khusuk, terutama menjelang ujian pendadaran. Mintalah restu orang tua atau yang dituakan agar hati lebih tenang dan percaya diri tinggi. &lt;br /&gt;Dengan persiapan ini diharapkan Anda semua berhasil dalam ujian pendadran dan mendapatkan nilai A atau B. Silakan dipraktikkan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-853158974405564068?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/853158974405564068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=853158974405564068' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/853158974405564068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/853158974405564068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/kiat-menghadapi-ujian-skripsi.html' title='Kiat Menghadapi Ujian Skripsi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-6347498456390011434</id><published>2009-05-08T06:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T06:41:59.211-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judul Skripsi'/><title type='text'>BEBERAPA JUDUL SKRIPSI TEACHING : INGGRIS</title><content type='html'>Seringkali kita bingung mau memutuskan judul apa yang akan kita pilih untuk skripsi kita. Banyak mahasiswa yang masih ragu untuk menentukan judul apa yang sebaiknya mereka ambil (yang juga dipengaruhi oleh banyak faktor). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dibawah ini ada beberapa judul yang bisa menjadi referensi. Diantaranya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.THE IMPLEMENTATION OF COMPETENCY BASED CURRICULUM ON THE ENGLISH TEACHING-  LEARNING PROCESS OF THE FIRST YEAR STUDENTS OF SLTP N ………………….. &lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;2.THE IMPLEMENTATION OF COPETENCY BASED CURRICULUM IN THE TEACHING OF ENGLISH IN SMK ……………………. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.THE IMPLEMENTATION OF NATURAL APPROAH IN ENGLISH TEACHING-LEARNING PROCESS TO CHILDREN AT SD N …………………………………….. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.COMPARATIVE STUDY ON TEACHING VOCABULARY USING TRADITIONAL METHOD ON TPR IN SD N……………………….. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.LEARNING STATEGIES USED BY STUDENT OF MAKN MAN ………………………… TO MASTER SPEAKING SKILL ( A CASE STUDY)  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;6.INCREASING VOCABULARY MASTERY THROUGH STORY TELLING AT THE FIFITH GRADE STUDENTS OF SD N BANARAN II   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.THE EFFECTIVENESS OF COMMUNICATIVE APPROACH IN TEACHING VOCABULARY OF THE FIFTH YEAR STUDENTS OF SD N ………………………….…IN THE ACADEMIC YEAR 200?/200?.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.A DESCRIPTIVE STUDY ON THE IMPLEMENTATION OF COMPETENCY BASED CURRICULUM IN ENGLISH TEACHING AT THE FIRST YEAR OF SMU N ………………….. IN ACADEMIC YEAR 200?/200?.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.PROBLEMS ENCOUNTERED BY ENGLISH TEACHERS IN APPLYING THE COMMUNICATIVE APPROACH AT SMP N ……………………………. IN 200?/200?.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian semoga bisa menjadi acuan dalam memilih judul skripsi ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-6347498456390011434?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/6347498456390011434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=6347498456390011434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/6347498456390011434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/6347498456390011434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/beberapa-judul-skripsi-teaching-inggris.html' title='BEBERAPA JUDUL SKRIPSI TEACHING : INGGRIS'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-4229626748224764551</id><published>2009-05-08T06:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T06:30:22.496-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Format Sistematika'/><title type='text'>Format Skripsi yang Benar</title><content type='html'>Biasanya, setiap fakultas/universitas sudah menerbitkan acuan/pedoman penulisan hasil penelitian yang baku. Mulai dari penyusunan konten, tebal halaman, jenis kertas dan sampul, hingga ukuran/jenis huruf dan spasi yang digunakan. Akan tetapi, secara umum format hasil penelitian dibagi ke dalam beberapa bagian sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan. Bagian pertama ini menjelaskan tentang isu penelitian, motivasi yang melandasi penelitian tersebut dilakukan, tujuan yang diharapkan dapat tercapai melalui penelitian ini, dan kontribusi yang akan diberikan dari penelitian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkajian Teori &amp; Pengembangan Hipotesis. Setelah latar belakang penelitian dipaparkan jelas di bab pertama, kemudian dilanjutkan dengan kaji teori dan pengembangan hipotesis. Pastikan bahwa bagian ini align juga dengan bagian sebelumnya. Mengingat banyak juga mahasiswa yang “gagal” menyusun alignment ini. Akibatnya, skripsinya terasa kurang make sense dan nggak nyambung.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Metodologi Penelitian. Berisi penjelasan tentang data yang digunakan, pemodelan empiris yang dipakai, tipe dan rancangan sampel, bagaimana menyeleksi data dan karakter data yang digunakan, model penelitian yang diacu, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Penelitian. Bagian ini memaparkan hasil pengujian hipotesis, biasanya meliputi hasil pengolahan secara statistik, pengujian validitas dan reliabilitas, dan diterima/tidaknya hipotesis yang diajukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup. Berisi ringkasan, simpulan, diskusi, keterbatasan, dan saran. Hasil penelitian harus disarikan dan didiskusikan mengapa hasil yang diperoleh begini dan begitu. Anda juga harus menyimpulkan keberhasilan tujuan riset yang dapat dicapai, manakah hipotesis yang didukung/ditolak, keterbatasan apa saja yang mengganggu, juga saran-saran untuk penelitian mendatang akibat dari keterbatasan yang dijumpai pada penelitian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa untuk melakukan proof-reading dan peer-review. Proof-reading dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan tulis (typo) maupun ketidaksesuaian tata letak penulisan skripsi. Peer-review dilakukan untuk mendapatkan second opinion dari pihak lain yang kompeten. Bisa melalui dosen yang Anda kenal baik (meski bukan dosen pembimbing Anda), kakak kelas/senior Anda, teman-teman Anda yang dirasa kompeten, atau keluarga/orang tua (apabila latar belakang pendidikannya serupa dengan Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-4229626748224764551?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/4229626748224764551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=4229626748224764551' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/4229626748224764551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/4229626748224764551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/format-skripsi-yang-benar.html' title='Format Skripsi yang Benar'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-6791664529941949508</id><published>2009-05-08T06:04:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T06:30:17.080-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Beberapa Kesalahan Pemula</title><content type='html'>Ketidakjelasan Isu. Isu adalah titik awal sebelum melakukan penelitian. Isu seharusnya singkat, jelas, padat, dan mudah dipahami. Isu harus menjelaskan tentang permasalahan, peluang, dan fenomena yang diuji. Faktanya, banyak mahasiswa yang menuliskan isu (atau latar belakang) berlembar-lembar, tetapi sama sekali sulit untuk dipahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Riset &amp; Tujuan Periset. Tidak jarang mahasiswa menulis “sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar kesarjanaan” sebagai tujuan risetnya. Hal ini adalah kesalahan fatal. Tujuan riset adalah menguji, mengobservasi, atau meneliti fenomena dan permasalahan yang terjadi, bukan untuk mendapatkan gelar S1.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bab I: Bagian Terpenting. Banyak mahasiswa yang mengira bahwa bagian terpenting dari sebuah skripsi adalah bagian pengujian hipotesis. Banyak yang menderita sindrom ketakutan jika nantinya hipotesis yang diajukan ternyata salah atau ditolak. Padahal, menurut saya, bagian terpenting skripsi adalah Bab I. Logikanya, kalau isu, motivasi, tujuan, dan kontribusi riset bisa dijelaskan secara runtut, biasanya bab-bab berikutnya akan mengikuti dengan sendirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padding. Ini adalah fenomena yang sangat sering terjadi. Banyak mahasiswa yang menuliskan terlalu banyak sumber acuan dalam daftar pustaka, walaupun sebenarnya mahasiswa yang bersangkutan hanya menggunakan satu-dua sumber saja. Sebaliknya, banyak juga mahasiswa yang menggunakan beragam acuan dalam skripsinya, tetapi ketika ditelusur ternyata tidak ditemukan dalam daftar acuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joint Hypotheses. Menurut pendekatan saintifik, pengujian hipotesis adalah kombinasi antara fenomena yang diuji dan metode yang digunakan. Dalam melakukan penelitian ingatlah selalu bahwa fenomena yang diuji adalah sesuatu yang menarik dan memungkinkan untuk diuji. Begitu pula dengan metode yang digunakan, haruslah metode yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kalau keduanya terpenuhi, yakinlah bahwa skripsi Anda akan outstanding. Sebaliknya, kalau Anda gagal memenuhi salah satu (atau keduanya), bersiaplah untuk dibantai dan dicecar habis-habisan.&lt;br /&gt;Keterbatasan &amp; Kemalasan. Mahasiswa sering tidak bisa membedakan antara keterbatasan riset dan “kemalasan riset”. Keterbatasan adalah sesuatu hal yang terpaksa tidak dapat terpenuhi (atau tidak dapat dilakukan) karena situasi dan kondisi yang ada. Bukan karena kemalasan periset, ketiadaan dana, atau sempitnya waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Riset. Ini penting (terutama) jika penelitian Anda ditujukan untuk menarik sponsor atau dibiayai dengan dana pihak sponsor. Kontribusi riset selayaknya dijelaskan dengan lugas dan gamblang, termasuk pihak mana saja yang akan mendapatkan manfaat dari penelitian ini, apa korelasinya dengan penelitian yang sedang dilakukan, dan seterusnya. Kegagalan dalam menjelaskan kontribusi riset akan berujung pada kegagalan mendapatkan dana sponsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-6791664529941949508?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/6791664529941949508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=6791664529941949508' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/6791664529941949508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/6791664529941949508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/05/beberapa-kesalahan-pemula.html' title='Beberapa Kesalahan Pemula'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-4868216899890306677</id><published>2009-04-21T07:36:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T06:30:07.721-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Skripsi'/><title type='text'>Pertanyaan Sidang Skripsiku</title><content type='html'>Pertanyaan dari dosen penguji kadang mudah, sederhana, atau bahkan bisa sangat membingungkan dan membuat saya berkeringat dingin!. Tapi atas kehendak Yang Maha Kuasa akhirnya saya pun bisa menjawab semua pertanyaan dari semua dosen penguji. Semoga bisa menjadi referensi dalam mempersiapkan jawaban untuk sidang skripsi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saya dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, maka pertanyaannya (yang saya ingat dan ambil intinya, yang lupa tidak saya tulis! hehe..) antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.   Explain completely about your research and then I will give you questions !&lt;br /&gt;2.   Tell me about your background of study !&lt;br /&gt;3.   Why do you choose this school to be the place of study?&lt;br /&gt;4.   Why do you set up one objective only ?&lt;br /&gt;5.   Why do you choose this topic in your study ?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6.   How can the problem in your research arise ?&lt;br /&gt;7.   What is comparative study ?&lt;br /&gt;8.   Why comparative study is appropriate for your study ?&lt;br /&gt;9.   Tell me about Grammar Translation Method?&lt;br /&gt;10. Why do you choose GTM to be compared to another method ?&lt;br /&gt;11. See the classroom procedure of GTM! Is it a quotation or your ideas?&lt;br /&gt;12. What is the strength and weaknesses of GTM ?&lt;br /&gt;13. Tell me about the characteristics of GTM!&lt;br /&gt;14. Why do you choose TPR to be implemented to taught vocabulary?&lt;br /&gt;15. The previous study on chapter II is not too have any relationship to your study. Why do you still use them to be your previous study ?         lolzzz  &lt;br /&gt;16. How you can be so sure about this study can solve the problem arise in this school especially in English teaching vocabulary?         lolzzz&lt;br /&gt;17. Explain about the classroom procedure of TPR !&lt;br /&gt;18. Mention the characteristics of TPR !&lt;br /&gt;19. Tell me about the strengths and weaknesses of TPR!&lt;br /&gt;20. What is conceptual framework ?&lt;br /&gt;21. What is hypotheses ? Explain about your hypotheses !&lt;br /&gt;22. Tell me about your research method!&lt;br /&gt;23. What is your type of research ? Explain !&lt;br /&gt;24. So it is a quantitative study. What is the design?&lt;br /&gt;25. Mention kinds of experimental research !&lt;br /&gt;26. Can you explain about pre-experimental research?&lt;br /&gt;27. What are the differences between true-exerimental and quasi-experimental?    lolzzz&lt;br /&gt;28. Why do you choose content validity ?&lt;br /&gt;29. What is the implication of your research ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb : lolzzz  = bingung = berkeringat dingin = tidak menduga pertanyaanya seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-4868216899890306677?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/4868216899890306677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=4868216899890306677' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/4868216899890306677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/4868216899890306677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/pertanyaan-sidang-skripsiku.html' title='Pertanyaan Sidang Skripsiku'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-2286890670626878381</id><published>2009-04-21T07:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T06:30:00.349-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Skripsi'/><title type='text'>Tips Untuk Memilih Dosen Pembimbing</title><content type='html'>Dosen pembimbing (academic advisor) adalah vital karena nasib Anda benar-benar berada di tangannya. Memang benar bahwa dosen pembimbing bertugas mendampingi Anda selama penulisan skripsi. Akan tetapi, pada prakteknya ada dosen pembimbing yang “benar-benar membimbing” skripsi Anda dengan intens. Ada pula yang membimbing Anda dengan “melepas” dan memberi Anda kebebasan. Mempelajari dan menyesuaikan diri dengan dosen pembimbing adalah salah satu elemen penting yang mendukung kesuksesan Anda dalam menyusun skripsi.&lt;br /&gt;Tiap universitas/fakultas mempunyai kebijakan tersendiri soal dosen pembimbing ini. Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing yang Anda inginkan. Tapi ada juga universitas/fakultas yang memilihkan dosen pembimbing buat Anda. Tentu saja lebih “enak” kalau Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing untuk skripsi Anda. Kalau saya dulu masih bisa memilih sendiri dosen pembimbingnya. Tapi sekarang sudah ditentukan jurusan. Yang saya pilih adalah dosen senior semua. Walaupun berat dan  benar-benar merasakan bagaimana susahnya menyusun skripsi, tapi hasilnya better than the others. Kalau kaya gitu kan OK punya!! Weleh-weleehhh…….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana memilih dosen pembimbing yang benar-benar tepat?&lt;br /&gt;Secara garis besar, dosen bisa dikategorikan sebagai: (1) dosen senior, dan (2) dosen junior. Dosen senior umumnya berusia di atas 40-an tahun, setidaknya bergelar doktor (atau professor), dengan jam terbang yang cukup tinggi. Sebaliknya, dosen junior biasanya berusia di bawah 40 tahun, umumnya masih bergelar master, dan masih gampang dijumpai di lingkungan kampus.&lt;br /&gt;Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh, kalau Anda memilih dosen pembimbing senior, biasanya Anda akan mengalami kesulitan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·Proses bimbingan cukup sulit, karena umumnya dosen senior sangat perfeksionis. &lt;br /&gt;·Anda akan kesulitan untuk bertemu muka karena umumnya dosen senior memiliki jam terbang tinggi dan jadwal yang sangat padat. &lt;br /&gt;Tapi, keuntungannya:&lt;br /&gt;·Kualitas skripsi Anda, secara umum, akan lebih memukau daripada rekan Anda. &lt;br /&gt;·Anda akan “tertolong” saat ujian skripsi/pendadaran, karena dosen penguji lain (yang kemungkinan masih junior/baru bergelar master) akan merasa sungkan untuk “membantai” Anda. &lt;br /&gt;·Dalam beberapa kasus, bisa dipastikan Anda akan mendapat nilai A. &lt;br /&gt;Sebaliknya, kalau Anda memilih dosen pembimbing junior, maka Anda akan lebih mudah selama proses bimbingan. Dosen Anda akan mudah dijumpai di lingkungan kampus karena jam terbangnya belum terlalu tinggi. Dosen muda umumnya juga tidak “jaim” dan “sok” kepada mahasiswanya.&lt;br /&gt;Tapi, kerugiannya, Anda akan benar-benar “sendirian” ketika menghadapi ujian skripsi. Kalau dosen penguji lain lebih senior daripada dosen pembimbing Anda, bisa dipastikan Anda akan “dihajar” cukup telak. Dan dosen pembimbing Anda tidak berada dalam posisi yang bisa membantu/membela Anda.&lt;br /&gt;Jadi, hati-hati juga dalam memilih dosen pembimbing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berguna...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-2286890670626878381?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/2286890670626878381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=2286890670626878381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/2286890670626878381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/2286890670626878381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/tips-untuk-memilih-dosen-pembimbing.html' title='Tips Untuk Memilih Dosen Pembimbing'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-8085777569066435377</id><published>2009-04-18T07:52:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:05:43.012-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Skripsi'/><title type='text'>Hal-hal yang diperlukan dalam menyusun skripsi</title><content type='html'>Siapkan Diri. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah persiapan dari diri Anda sendiri. Niatkan kepada Tuhan bahwa Anda ingin menulis skripsi. Persiapkan segalanya dengan baik. Lakukan dengan penuh kesungguhan dan harus ada kesediaan untuk menghadapi tantangan/hambatan seberat apapun.&lt;br /&gt;Minta Doa Restu. Saya percaya bahwa doa restu orang tua adalah tiada duanya. Kalau Anda tinggal bersama orang tua, mintalah pengertian kepada mereka dan anggota keluarga lainnya bahwa selama beberapa waktu ke depan Anda akan konsentrasi untuk menulis skripsi. Kalau Anda tinggal di kos, minta pengertian dengan teman-teman lain. Jangan lupa juga untuk membuat komitmen dengan pacar. Berantem dengan pacar (walau sepele) bisa menjatuhkan semangat untuk menyelesaikan skripsi.&lt;br /&gt;Buat Time Table. Ini penting agar penulisan skripsi tidak telalu time-consuming. Buat planning yang jelas mengenai kapan Anda mencari referensi, kapan Anda harus mendapatkan judul, kapan Anda melakukan bimbingan/konsultasi, juga target waktu kapan skripsi harus sudah benar-benar selesai.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berdayakan Internet. Internet memang membuat kita lebih produktif. Manfaatkan untuk mencari referensi secara cepat dan tepat untuk mendukung skripsi Anda. Bahan-bahan aktual bisa ditemukan lewat Google Scholar atau melalui provider-provider komersial seperti EBSCO atau ProQuest.&lt;br /&gt;Jadilah Proaktif. Dosen pembimbing memang “bertugas” membimbing Anda. Akan tetapi, Anda tidak selalu bisa menggantungkan segalanya pada dosen pembimbing. Selalu bersikaplah proaktif. Mulai dari mencari topik, mengumpulkan bahan, “mengejar” untuk bimbingan, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Be Flexible. Skripsi mempunyai tingkat “ketidakpastian” tinggi. Bisa saja skripsi anda sudah setengah jalan tetapi dosen pembimbing meminta Anda untuk mengganti topik. Tidak jarang dosen Anda tiba-tiba membatalkan janji untuk bimbingan pada waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Terkadang Anda merasa bahwa kesimpulan/penelitian Anda sudah benar, tetapi dosen Anda merasa sebaliknya. Jadi, tetaplah fleksibel dan tidak usah merasa sakit hati dengan hal-hal yang demikian itu.&lt;br /&gt;Jujur. Sebaiknya jangan menggunakan jasa “pihak ketiga” yang akan membantu membuatkan skripsi untuk Anda atau menolong dalam mengolah data. Skripsi adalah buah tangan Anda sendiri. Kalau dalam perjalanannya Anda benar-benar tidak tahu atau menghadapi kesulitan besar, sampaikan saja kepada dosen pembimbing Anda. Kalau disampaikan dengan tulus, pastilah dengan senang hati ia akan membantu Anda.&lt;br /&gt;Siapkan Duit. Skripsi jelas menghabiskan dana yang cukup lumayan (dengan asumsi tidak ada sponsorships). Mulai dari akses internet, biaya cetak mencetak, ongkos kirim kuesioner, ongkos untuk membeli suvenir bagi responden penelitian, biaya transportasi menuju tempat responden, dan sebagainya. Jangan sampai penulisan skripsi macet hanya karena kehabisan dana. Ironis kan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-8085777569066435377?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/8085777569066435377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=8085777569066435377' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/8085777569066435377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/8085777569066435377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/hal-hal-yang-diperlukan-dalam-menyusun.html' title='Hal-hal yang diperlukan dalam menyusun skripsi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-2332980548735417750</id><published>2009-04-18T07:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:06:25.456-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Validitas'/><title type='text'>Definisi Validitas isi</title><content type='html'>Validitas isi merupakan validitas yang diperhitumgkan melalui pengujian terhadap isi alat ukur dengan analisis rasional. Pertanyaan yang dicari jawabannya dalam validasi ini adalah "sejauhmana item-item dalam suatu alat ukur mencakup keseluruhan kawasan isi objek yang hendak diukur oleh alat ukur yang bersangkutan?" atau berhubungan dengan representasi dari keseluruhan kawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian "mencakup keseluruhan kawasan isi" tidak saja menunjukkan bahwa alat ukur tersebut harus komprehensif isinya akan tetapi harus pula memuat hanya isi yang relevan dan tidak keluar dari batasan tujuan ukur.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun isi atau kandungannya komprehensif tetapi bila suatu alat ukur mengikutsertakan pula item-item yang tidak relevan dan berkaitan dengan hal-hal di luar tujuan ukurnya, maka validitas alat ukur tersebut tidak dapat dikatakan memenuhi ciri validitas yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah validitas isi sebagaimana dimaksudkan itu telah dicapai oleh alat ukur, sebanyak tergantung pada penilaian subjektif individu. Dikarenakan estimasi validitas ini tidak melibatkan komputasi statistik, melainkan hanya dengan analisis rasional maka tidak diharapkan bahwa setiap orang akan sependapat dan sepaham dengan sejauhmana validitas isi suatu alat ukur telah tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, validitas isi ini terbagi lagi menjadi dua tipe, yaitu face validity (validitas muka) dan logical validity (validitas logis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Face Validity (Validitas Muka). Validitas muka adalah tipe validitas yang paling rendah signifikasinya karena hanya didasarkan pada penilaian selintas mengenai isi alat ukur. Apabila isi alat ukur telah tampak sesuai dengan apa yang ingin diukur maka dapat dikatakan validitas muka telah terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan kepraktisan, banyak alat ukur yang pemakaiannya terbatas hanya mengandalkan validitas muka. Alat ukur atau instrumen psikologi pada umumnya tidak dapat menggantungkan kualitasnya hanya pada validitas muka. Pada alat ukur psikologis yang fungsi pengukurannya memiliki sifat menentukan, seperti alat ukur untuk seleksi karyawan atau alat ukur pengungkap kepribadian (asesmen), dituntut untuk dapat membuktikan validitasnya yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Logical Validity (Validitas Logis). Validitas logis disebut juga sebagai validitas sampling (sampling validity). Validitas tipe ini menunjuk pada sejauhmana isi alat ukur merupakan representasi dari aspek yang hendak diukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh validitas logis yang tinggi suatu alat ukur harus dirancang sedemikian rupa sehingga benar-benar berisi hanya item yang relevan dan perlu menjadi bagian alat ukur secara keseluruhan. Suatu objek ukur yang hendak diungkap oleh alat ukur hendaknya harus dibatasi lebih dahulu kawasan perilakunya secara seksama dan konkrit. Batasan perilaku yang kurang jelas akan menyebabkan terikatnya item-item yang tidak relevan dan tertinggalnya bagian penting dari objek ukur yang seharusnya masuk sebagai bagian dari alat ukur yang bersangkuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Validitas logis memang sangat penting peranannya dalam penyusunan tes prestasi dan penyusunan skala, yaitu dengan memanfaatkan blue-print atau tabel spesifikasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-2332980548735417750?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/2332980548735417750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=2332980548735417750' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/2332980548735417750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/2332980548735417750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/definisi-validitas-isi.html' title='Definisi Validitas isi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-8042733994397995305</id><published>2009-04-18T07:44:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:06:50.803-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Format Sistematika'/><title type='text'>FORMAT SISTEMATIKA PROPOSAL</title><content type='html'>HALAMAN PERSETUJUAN&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;DAFTAR ISI&lt;br /&gt;DAFTAR GAMBAR&lt;br /&gt;DAFTAR TABEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I   PENDAHULUAN&lt;br /&gt;1.1  Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;1.2  Pokok Permasalahan&lt;br /&gt;1.3  Batasan Masalah&lt;br /&gt;1.4  Tujuan dan Manfaat Penelitian&lt;br /&gt;1.5  Sistematika Penulisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II   TINJAUAN PUSTAKA&lt;br /&gt;  ( berisi teori yang didasarkan pada Masalah dan Tujuan Penelitian )&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;BAB III   METODOLOGI PENELITIAN&lt;br /&gt;  ( berisi metode yang digunakan dalam penelitian, teknik dan &lt;br /&gt;  pengumpulan data yang didasarkan pada Masalah dan Tujuan &lt;br /&gt;  Penelitian )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;LAMPIRAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-8042733994397995305?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/8042733994397995305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=8042733994397995305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/8042733994397995305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/8042733994397995305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/format-sistematika-proposal.html' title='FORMAT SISTEMATIKA PROPOSAL'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-1494415248294768543</id><published>2009-04-18T07:38:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:07:28.621-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Skripsi'/><title type='text'>BEBERAPA DAFTAR PERTANYAAN SIDANG</title><content type='html'>1. Apa itu metode? &lt;br /&gt; Metode adalah cara/jalan atau model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Metode apa yang digunakan dalam penelitian?&lt;br /&gt; Metode penelitian deskriptif, yaitu metode penelitian yang bersifat untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain.&lt;br /&gt;Metode penelitian asosiatif/hubungan, yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode ini berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala/peristiwa (Sugiyono, 2001:10-11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apa itu variabel?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Variabel adalah hal yang ingin diteliti kebenarannya, bisa berupa peristiwa/kasus maupun teori-teori pokok dalam sebuah disiplin ilmu. &lt;br /&gt;Variabel umumnya dibagi dua: (1) variabel bebas (variabel X) adalah variabel yang mempengaruhi, (2) variabel terikat (variabel Y) adalah variabel yang dipengaruhi.&lt;br /&gt;4. Apa itu populasi dan sampel?&lt;br /&gt; Populasi adalah kumpulan data yang ingin diteliti dan masih bersifat luas. Contoh: populasi dari biaya promosi adalah seluruh biaya promosi sejak awal berdiri perusahaan sampai sekarang; atau populasi dari karyawan adalah seluruh karyawan yang terdapat dalam sebuah perusahaan. &lt;br /&gt;Sedangkan sampel adalah data-data yang diambil yang dapat mewakili populasi dan cakupannya lebih sempit karena adanya pembatasan. Contoh: sampel dari biaya personal selling adalah dibatasi hanya pada laporan keuangan tentang biaya personal selling dari tahun 2004-2006; atau sampel karyawan dibatasi pada karyawan pada sebuah divisi saja.&lt;br /&gt;5. Apa itu random sampel?&lt;br /&gt; Random sampel adalah sebuah teknik pengambilan sampel dengan acak dari populasi yang bersifat luas/banyak.&lt;br /&gt;6. Teknik pengambilan data apa yang dipakai?&lt;br /&gt; Bisa berbentuk random sampel seperti dijelaskan di atas, bisa juga berupa sampel jenuh, yaitu mengambil sampel keseluruhan dari jumlah populasi. Sampel jenuh biasanya digunakan untuk populasi yang relatif kecil.&lt;br /&gt; 7. Teknik analisis data apa yang dipakai?&lt;br /&gt;a. Teknik analisis koefesien korelasi (r), digunakan untuk mengetahui tingkat hubungan antara kedua variabel.&lt;br /&gt;b. Teknik Uji Koefesien Determinasi (KD), digunakan untuk mengetahui persentase hubungan antara variabel X dan Y.&lt;br /&gt;c. Teknik Uji keberartian Koefesien Korelasi (Uji t), digunakan untuk mengetahui keberartian r (uji korelasi) dan untuk menerima atau menolak hipotesis yang telah diajukan.&lt;br /&gt;d. Uji Regresi untuk mengetahui besarnya pengaruh antara variabel X dan Y.&lt;br /&gt;e. Uji Linieritas (UJI F) digunakan untuk menguji hasil model persamaan yang telah diuji oleh Uji regresi.&lt;br /&gt;f. Perbedaan Uji t dan Uji F adalah, Uji t digunakan untuk menguji hasil korelasi, sedangkan Uji F digunakan untuk menguji hasil regresi. Atau bisa juga berarti, Uji t adalah untuk menguji hipotesis yang parsial dan Uji F untuk menguji hipotesis yang bersifat simultan (bersama-sama).&lt;br /&gt;8. Dari segi jenis data, termasuk ke dalam jenis penelitian apa yang dipakai?&lt;br /&gt; Jika datanya adalah laporan keuangan yang bersifat data angka, maka termasuk ke dalam penelitian “kuantitatif”. Namun jika data yang digunakan adalah bersifat abstrak (perilaku, perasaan, budaya, dsb) maka termasuk ke dalam penelitian “kualitatif”. Dan jika data diambil dari data yang abstrak dan kemudian diolah dengan statistik, maka termasuk ke dalam penelitian “gabungan antara kuantitatif dan kualitatif.”&lt;br /&gt;9. Apa alasan Anda menjadikan PT/Instansi. ………….sebagai obyek penelitian?&lt;br /&gt; Dikarenakan dari hasil pengamatan, PT/Instansi ………diperkirakan dapat mewakili masalah pokok dalam penelitian ini, dan dapat mewakili perusahaan lain yang sejenis.&lt;br /&gt;10. Apa itu ibid.? Ibid adalah kutipan dari buku yang sama dari kutipan sebelumnya,&lt;br /&gt;11. Apa itu Op.Cit? adalah kutipan dari buku yang telah dikutip dari penulis yang sama, yang sudah diselingi oleh buku yang lain.&lt;br /&gt;12. Apa itu H0? Adalah hipotesis negatif, yang menduga tidak ada pengaruh/hubungan. Lawan H0 adalah H1 atau Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Apa itu Hi / Ha? Adalah hipotesis alternative atau hipoteis kerja. Yang menduga ada pengaruh yang signifikan antara variable yang di teliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-1494415248294768543?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/1494415248294768543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=1494415248294768543' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/1494415248294768543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/1494415248294768543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/beberapa-daftar-pertanyaan-sidang.html' title='BEBERAPA DAFTAR PERTANYAAN SIDANG'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-9106667056460209035</id><published>2009-04-13T05:59:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:05:22.135-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skripsi'/><title type='text'>Format Skripsi yang Benar</title><content type='html'>Biasanya, setiap fakultas/universitas sudah menerbitkan acuan/pedoman penulisan hasil penelitian yang baku. Mulai dari penyusunan konten, tebal halaman, jenis kertas dan sampul, hingga ukuran/jenis huruf dan spasi yang digunakan. Akan tetapi, secara umum format hasil penelitian dibagi ke dalam beberapa bagian sebagai berikut.&lt;br /&gt;Pendahuluan. Bagian pertama ini menjelaskan tentang isu penelitian, motivasi yang melandasi penelitian tersebut dilakukan, tujuan yang diharapkan dapat tercapai melalui penelitian ini, dan kontribusi yang akan diberikan dari penelitian ini.&lt;br /&gt;Pengkajian Teori &amp; Pengembangan Hipotesis. Setelah latar belakang penelitian dipaparkan jelas di bab pertama, kemudian dilanjutkan dengan kaji teori dan pengembangan hipotesis. Pastikan bahwa bagian ini align juga dengan bagian sebelumnya. Mengingat banyak juga mahasiswa yang “gagal” menyusun alignment ini. Akibatnya, skripsinya terasa kurang make sense dan nggak nyambung.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Metodologi Penelitian. Berisi penjelasan tentang data yang digunakan, pemodelan empiris yang dipakai, tipe dan rancangan sampel, bagaimana menyeleksi data dan karakter data yang digunakan, model penelitian yang diacu, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Hasil Penelitian. Bagian ini memaparkan hasil pengujian hipotesis, biasanya meliputi hasil pengolahan secara statistik, pengujian validitas dan reliabilitas, dan diterima/tidaknya hipotesis yang diajukan.&lt;br /&gt;Penutup. Berisi ringkasan, simpulan, diskusi, keterbatasan, dan saran. Hasil penelitian harus disarikan dan didiskusikan mengapa hasil yang diperoleh begini dan begitu. Anda juga harus menyimpulkan keberhasilan tujuan riset yang dapat dicapai, manakah hipotesis yang didukung/ditolak, keterbatasan apa saja yang mengganggu, juga saran-saran untuk penelitian mendatang akibat dari keterbatasan yang dijumpai pada penelitian ini.&lt;br /&gt;Jangan lupa untuk melakukan proof-reading dan peer-review. Proof-reading dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan tulis (typo) maupun ketidaksesuaian tata letak penulisan skripsi. Peer-review dilakukan untuk mendapatkan second opinion dari pihak lain yang kompeten. Bisa melalui dosen yang Anda kenal baik (meski bukan dosen pembimbing Anda), kakak kelas/senior Anda, teman-teman Anda yang dirasa kompeten, atau keluarga/orang tua (apabila latar belakang pendidikannya serupa dengan Anda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-9106667056460209035?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/9106667056460209035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=9106667056460209035' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/9106667056460209035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/9106667056460209035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/format-skripsi-yang-benar.html' title='Format Skripsi yang Benar'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-7133818825812488364</id><published>2009-04-13T05:50:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:06:13.084-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penelitian Kuantitatif'/><title type='text'>Definisi Penelitian Quantitatif</title><content type='html'>Penelitian quantitatif adalah: &lt;br /&gt;"a formal, objective, systematic process in which numerical data are utilised to obtain information about the world" &lt;br /&gt;(Burns and Grove cited by Cormack 1991 p 140). &lt;br /&gt;Atau bisa diartikan : penelitian quantitaif adalah suatu penelitian yang formal, mempunyai tujuan atau proses yang sistematis yang mana data berupa angka digunakan untuk memperoleh informasi mengenai dunia.&lt;br /&gt;Perbedaan fitur antara pendekatan quantitatif dan qualitatif dalam penelitian bisa di lihat pada tabel dibawah :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Quantitatif: &lt;br /&gt;Deduktif &lt;br /&gt;Objektif&lt;br /&gt;Dapat di generalisasi&lt;br /&gt;Data berupa angka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qualitatif:&lt;br /&gt;Subjektif &lt;br /&gt;Induktif&lt;br /&gt;Tidak dapat di generalisasi&lt;br /&gt;Data berupa tekstual  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua desain, quantitatif dan qualitatif dapat dikatakan sistematis. Pada kenyataannya keduanya mempunyai suatu sistem atau mengikuti suatu proses yaitu menerjemahkan prinsip penelitian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah dibicarakan secara luas, penelitian quantitatif dipahami sebagai suatu objektif dimana penelitian qualitatif sering melibatkan suatu elemen subjektif. Dalam pemerolehan, analisa and penerjemahan data quantitatif, peneliti harud melibatkan objek penelitian. Seringkali ini tidak mungkin dilakukan dengan penelitian qualitatif dimana peneliti mungkin terlibat secara langsung dalam situasi penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-7133818825812488364?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/7133818825812488364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=7133818825812488364' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/7133818825812488364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/7133818825812488364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/definisi-penelitian-quantitatif.html' title='Definisi Penelitian Quantitatif'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-3120989935538920067</id><published>2009-04-03T06:59:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:05:43.012-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Skripsi'/><title type='text'>Tips dan trik menulis skripsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/SdYX6UYWn7I/AAAAAAAAAQE/T0i0nSxNVkM/s1600-h/bk5.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 106px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/SdYX6UYWn7I/AAAAAAAAAQE/T0i0nSxNVkM/s200/bk5.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320466300455526322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Skripsi/tesis/disertasi merupakan upaya untuk menuangkan ide tentang masalah berkaitan dengan ilmu yang anda pelajari dalam sebuah karya penulisan. Jadi penilaian dosen pembimbing umumnya berkisar antara ide, proses, tulisan dan cara membawakan ide serta tulisan baik ketika seminar maupun ujian akhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menentukan judul sesuai dengan kemampuan &lt;br /&gt;Judul disini bisa diartikan sebagai ide yang mendasari seluruh penulisan skripsi yang anda buat. Ini penting karena umumnya mahasiswa yang saya temui ketika melakukan konsultasi skripsi menemui hambatan karena ketidakmampuan memprediksi sejauh mana kemampuan yang dimiliki. Kemampuan tersebut tidak hanya sumber daya manusianya atau istilah kasarnya kemampuan akademis namun juga kemampuan financial serta waktu. Kemampuan tersebut bisa juga dipengaruhi oleh adanya faktor lain misalkan referensi, alat penunjang dan lain sebagainya. Tidak usah termakan omongan orang bahwa judul anda dianggap gampangan karena belum tentu judul yang gampangan tersebut didalam analisisnya juga gampangan. Hal paling penting ya itu tadi ide, proses cara penulisan, dan cara anda membawakan dalam seminar serta ujian akhir. Banyak judul yang kelihatannya susah namun karena keterbatasan mahasiswa sendiri akhirnya berhenti di tengah jalan atau analisisnya ngawur.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Banyak membaca referensi&lt;br /&gt;Selain untuk penyusunan, referensi juga diperlukan bagi anda untuk membangun argumen. Hal ini pula yang mendasari point pertama tentang bagaimana referensi bisa mempengaruhi judul, menentukan kerangka teori/tinjauan pustaka, analisis data serta pembahasan. Semakin banyak referensi yang anda baca maka semakin mudah anda menyusun skripsi. Referensi tidak hanya terbatas pada buku namun juga penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya bahkan koran, majalah atau melalui internet bisa menjadi alternatif anda mendapatkan referensi.&lt;br /&gt;'&lt;br /&gt;3. Ketepatan penyusunan isi sesuai dengan bagian-bagian dalam skripsi. &lt;br /&gt;Ketidaktepatan penyusunan merupakan salah satu contoh kesalahan yang jamak dilakukan oleh mahasiswa ketika menulis skripsi. Ini didasari oleh kebingungan mahasiswa terhadap apa yang harus disajikan di tiap bagian skripsi. Meskipun dari masing-masing universitas atau fakultas menyediakan buku tuntunan, namun masih banyak saya jumpai kesulitan mahasiswa untuk melakukan penyusunan skripsi ketika melakukan konsultasi. Misal dalam bagian latar belakang masalah maka mahasiswa tidak mengetahui bahwa yang disajikan dalam bagian tersebut adalah apa yang mendasari hingga munculnya masalah/ide yang anda akan angkat. Atau dalam rumusan masalah maka merupakan pertanyaan mendasar dari keseluruhan skripsi. Ini merupakan penjelasan-penjelasan dari setiap bagian skripsi dari pengalaman saya ketika melakukan konsultasi (sementara untuk format penyusunan disesuaikan dengan masing-masing fakultas dan universitas):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Judul merupakan gambaran tentang ide yang anda akan tuangkan dalam skripsi. &lt;br /&gt;- Latar belakang masalah berisikan tentang apa yang mendasari anda sehingga mengangkat ide tersebut&lt;br /&gt;- Rumusan masalah merupakan pertanyaan tentang ide yang anda angkat dalam skripsi. &lt;br /&gt;- Kerangka teori/tinjauan pustaka merupakan penjelasan mengenai definisi, aspek, dimensi, serta indikasi tentang variabel yang anda gunakan &lt;br /&gt;- Metode penelitian merupakan alat yang digunakan untuk menjelaskan membantu bagaimana hubungan antar variabel. &lt;br /&gt;- Analisa data merupakan penjelasan mengenai penyajian data beserta hasil hubungan tersebut. Apakah sesuai dengan hipotesa atau justru ditolak. Penolakan atau penerimaan tersebut kemudian dikaji dari kerangka teori atau tinjauan pustaka &lt;br /&gt;- Kesimpulan berisikan jawaban akhir dari rumusan masalah &lt;br /&gt;Selain ketepatan apa yang anda akan tulis pada setiap bagian, maka ketidaktepatan alat analisa, saya juga sering jumpai ketika melakukan konsultasi. Alat analisa atau disebut juga dengan metode analisis data, dimana digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Sementara dari hubungan variabel ini akan menunjukkan hipotesa anda, apakah diterima atau ditolak. Misalkan hubungan antar variabel dalam penelitian anda apakah diuji dalam penelitian kuantitaif atau kualitatif. Kemudian berbentuk pengaruh atau hubungan. Ini perlu didefinisikan dengan jelas sehingga hipotesa anda akan terjawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Membangun mood untuk mengerjakan skripsi&lt;br /&gt;Buat jadwal yang memuat target anda untuk dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dan patuhi. Ingat bahwa penilaian dosen juga tergantung kedisiplinan anda dalam proses untuk menyusun skripsi. Banyak cara bisa anda lakukan namun saya umumnya menyarankan mahasiswa untuk “curhat” dengan teman yang sama-sama sedang melakukan penulisan skripsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menghadapi Dosen Pembimbing &lt;br /&gt;Masing-masing dosen pembimbing mempunyai karateristik. Karateristik dosen ini akan antara lain akan mempengaruhi bagaimana bentuk penulisan. Mungkin saja yang anda tulis ketika menyusun skripsi ternyata bagi dosen dianggap tidak sesuai karena cara penulisan anda berbeda dengan apa yang dipahami oleh dosen. Atau dosen berkeinginan konsultasi hanya dilakukan pada jam serta waktu tertentu karena kesibukan. &lt;br /&gt;Tidak ada dosen yang “susah”, killer, dsb karena yang ada adalah anda belum memahami karakter si dosen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-3120989935538920067?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/3120989935538920067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=3120989935538920067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/3120989935538920067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/3120989935538920067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/tips-dan-trik-menulis-skripsi.html' title='Tips dan trik menulis skripsi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/SdYX6UYWn7I/AAAAAAAAAQE/T0i0nSxNVkM/s72-c/bk5.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-1226569967815933378</id><published>2009-04-03T06:29:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:07:12.018-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Anggapan yang keliru mengenai skripsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/SdYRxnXY2-I/AAAAAAAAAP8/KNjE4vDsHgA/s1600-h/bk1.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 132px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/SdYRxnXY2-I/AAAAAAAAAP8/KNjE4vDsHgA/s200/bk1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320459553863162850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak mahasiswa yang merasa bahwa skripsi hanya “ditujukan” untuk mahasiswa-mahasiswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Menurut saya pribadi, penulisan skripsi adalah kombinasi antara kemauan, kerja keras, dan relationships yang baik. Kesuksesan dalam menulis skripsi tidak selalu sejalan dengan tingkat kepintaran atau tinggi/rendahnya IPK mahasiswa yang bersangkutan. Seringkali terjadi mahasiswa dengan kecerdasan rata-rata air lebih cepat menyelesaikan skripsinya daripada mahasiswa yang di atas rata-rata.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang juga sering terjadi adalah seringkali mahasiswa datang berbicara ngalor ngidul dan membawa topik skripsi yang terlalu muluk. Padahal, untuk tataran mahasiswa S1, skripsi sejatinya adalah belajar melakukan penelitian dan menyusun laporan menurut kaidah keilmiahan yang baku. Skripsi bukan untuk menemukan teori baru atau memberikan kontribusi ilmiah. Karenanya, untuk mahasiswa S1 sebenarnya replikasi adalah sudah cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa penelitian, secara umum, terbagi dalam dua pendekatan yang berbeda: pendekatan saintifik dan pendekatan naturalis. Pendekatan saintifik (scientific approach) biasanya mempunyai struktur teori yang jelas, ada pengujian kuantitif (statistik), dan juga menolak grounded theory. Sebaliknya, pendekatan naturalis (naturalist approach) umumnya tidak menggunakan struktur karena bertujuan untuk menemukan teori, hipotesis dijelaskan hanya secara implisit, lebih banyak menggunakan metode eksploratori, dan sejalan dengan grounded theory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana yang lebih baik antara kedua pendekatan tersebut? Sama saja. Pendekatan satu dengan pendekatan lain bersifat saling melengkapi satu sama lain (komplementer). Jadi, tidak perlu minder jika Anda mengacu pada pendekatan yang satu, sementara teman Anda menggunakan pendekatan yang lain. Juga, tidak perlu kuatir jika menggunakan pendekatan tertentu akan menghasilkan nilai yang lebih baik/buruk daripada menggunakan pendekatan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-1226569967815933378?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/1226569967815933378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=1226569967815933378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/1226569967815933378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/1226569967815933378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/anggapan-yang-keliru-mengenai-skripsi.html' title='Anggapan yang keliru mengenai skripsi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/SdYRxnXY2-I/AAAAAAAAAP8/KNjE4vDsHgA/s72-c/bk1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1792529353817713532.post-1552910050403846411</id><published>2009-04-03T06:07:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T07:05:22.135-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skripsi'/><title type='text'>Definisi Skripsi</title><content type='html'>Saya yakin (hampir) semua orang sudah tahu apa itu skripsi. Seperti sudah dituliskan di atas, skripsi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi inilah yang juga menjadi salah satu pembeda antara jenjang pendidikan sarjana (S1) dan diploma (D3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi sebelum seorang mahasiswa bisa menulis skripsi. Tiap universitas/fakultas memang mempunyai kebijakan tersendiri, tetapi umumnya persyaratan yang harus dipenuhi hampir sama. Misalnya, mahasiswa harus sudah memenuhi sejumlah SKS, tidak boleh ada nilai D atau E, IP Kumulatif semester tersebut minimal 2.00, dan seterusnya. Anda mungkin saat ini belum “berhak” untuk menulis skripsi, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mempersiapkan segalanya sejak awal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skripsi tersebut akan ditulis dan direvisi hingga mendapat persetujuan dosen pembimbing. Setelah itu, Anda harus mempertahankan skripsi Anda di hadapan penguji dalam ujian skripsi nantinya. Nilai Anda bisa bervariasi, dan terkadang, bisa saja Anda harus mengulang skripsi Anda (tidak lulus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skripsi juga berbeda dari tesis (S2) dan disertasi (S3). Untuk disertasi, mahasiswa S3 memang diharuskan untuk menemukan dan menjelaskan teori baru. Sementara untuk tesis, mahasiswa bisa menemukan teori baru atau memverikasi teori yang sudah ada dan menjelaskan dengan teori yang sudah ada. Sementara untuk mahasiswa S1, skripsi adalah “belajar meneliti”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, skripsi memang perlu disiapkan secara serius. Akan tetapi, juga nggak perlu disikapi sebagai mimpi buruk atau beban yang maha berat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1792529353817713532-1552910050403846411?l=tentangpenelitian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/feeds/1552910050403846411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1792529353817713532&amp;postID=1552910050403846411' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/1552910050403846411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1792529353817713532/posts/default/1552910050403846411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tentangpenelitian.blogspot.com/2009/04/definisi-skripsi.html' title='Definisi Skripsi'/><author><name>mas-aripp</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16286985489067461953</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qydKAJWpmFs/TJbdZOX-a8I/AAAAAAAAAXc/Q3g7AWv8nc4/S220/sendiri+kecil.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
